10 Februari 2013

PKLI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA BLITAR




Siapa bilang jadi guru itu gampang? Saya sendiri masih dalam tahap belajar menjadi seorang pendidik. Program studi yang saya ambil di perguruan tinggi, yakni Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (Konstrasi Ekonomi), mau tidak mau menuntut saya mempelajari berbagai teknik dan metode yang tepat untuk diaplikasikan ketika menjadi pendidik nantinya. Untungnya, salah satu mata kuliah memberikan kesempatan kepada setiap mahasiswa mencoba menjajal kemampuan mereka sebelum mereka benar-benar mesti terjun ke masyarakat. Mata kuliah tersebut adalah Kemampuan Dasar Mengajar/PPL I.
Masuk semetr 7 ke 8 , saya mendapat kesempatan untuk mencoba menerapkan ilmu yang sudah saya peroleh di MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA BLITAR. Sebuah sekolah yang cukup terpandang di Blitar, Jawa Timur. Banyak pengalaman yang saya dapatkan ketika menjadi guru PKLI di sekolah tersebut.
Dari apa yang saya dengar, anak-anak IPS itu susah diatur (Namun, pandangan saya berubah setelah saya mengajar di kelas-kelas IPS. Mereka justru mempunyai jiwa sosial yang lebih tinggi, ramah, dan menghormati saya).  Meskipun masih dalam tahap berkenalan, saya berusaha tampil sekomunikatif dan semenarik mungkin. Bisa dibilang, waktu itu cara saya memperkenalkan diri lebih seperti seorang motivator dibanding guru biasa. Untungnya, kesan pertama tersebut cukup sukses di mata mereka. Maka dimulailah perjuangan saya mengajar.
Awalnya, banyak siswa yang merasa malas ketika saya masuk. Tahulah bagaimana cap pelajaran IPS/Geografi di sekolah-sekolah, MEMBOSANKAN!! Sudahlah banyak ceramah dan teori, tugas banyak, cara mengajar gurunya pun kebanyakan monoton. Tidak heran siswa-siswa kebanyakan emoh-emohan belajar Geografi. 

Akan tetapi, sedari awal sebelum PKLI saya sudah bertekad ingin menghapus cap MEMBOSANKAN tersebut. Maka saya pun merelakan malam-malam saya untuk membaca banyak buku, menonton banyak video, dan berfikir keras apa teknik yang akan saya terapkan agar siswa tidak merasa bosan ketika belajar dengan saya nantinya. Satu-satunya cara, tentu saja belajar sambil bermain dengan menayangkan video video pembelaran.;
Maka kemudian saya mengganti habis-habisan teknik yang biasa diterapkan guru pembimbing saya. Tidak ada lagi ceramah, CBSA (catat buku sampai abis), ataupun teknik-teknik kuno lainnya. Sebelum pelajaran dimulai, saya senantiasa memotivasi siswa. Bisa dengan cara memutar video, bercerita, ataupun mengajak siswa bercanda terlebih dahulu. Pokoknya siswa mesti rileks. Saya pun memperbanyak tersenyum dan berusaha selalu tampak bersemangat ketika mengajar. Sebab, jika gurunya suka cemberut dan malas-malasan dalam mengajar, bagaimana mungkin siswanya bisa menangkap pelajaran dengan baik?

Saya pun tidak pelit memberikan pujian/apresisai bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaan dengan baik dan yang nilainya tinggi. Syukurlah, siswa-siswa sangat senang dipuji dan menerima apresiasi tersebut. Dari sana saya bisa menangkap kalau guru-guru sekarang pelit pujian. Padahal dengan pujian, siswa bisa termotivasi ke arah yang lebih baik.
Saya juga belajar untuk tidak jaim dengan siswa. Sebab, yang dibutuhkan siswa adalah seorang guru yang sekaligus menjadi sahabat mereka. Maka jangan heran kalau siswa-siswa sering sms saya hanya sekedar untuk ngobrol2. Begitupula dengan siswa-siswa wanita, mereka sering curhat dengan saya. Dari masalah pelajaran, teman, orang tua, hingga pacar.


Saya bersyukur, kehadiran saya diterima dengan baik oleh siswa-siswa saya. Begitulah, menjadi guru itu susah-susah gampang. Susahnya adalah ketika kita tidak mampu merebut hati siswa. Namun  jika kita sudah mendapat tempat di hati mereka, insyaallah kita tidak akan menemui kendala yang berarti ketika mengajar.

 SEMOGA PKLI BERJALAN LANCAR SAMPAI SELESAI

Ditulis Oleh : Amierul Azzam ~ Amierul El Neymar JR

Amier El Neymar JR Sobat sedang membaca artikel tentang PKLI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA BLITAR. Dan terimakasih atas kunjungan sobat. Oleh Admin : Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

:: Get this widget ! ::

2 komentar:

Raden Kang Mas Fadil mengatakan...

sukses buat anak anak pkli MAN kota blitar

Amierul Azzam mengatakan...

Amienn PAK...
Semoga Lancar Ampe sLsai dan seLalu Kompak.......