Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

28 April 2013

Poros Politik Menuju Pemilu 2004

Pemilu 2004 memang masih jauh. Namun, atmosfir politik nasional mulai marak dan saling menabuh genderang perang. PKB kubu Alwi Shihab misalnya, nampak berusaha mengkonsolidasikan dirinya secara serius, ini terlihat dari usaha intensif yang dilakukan untuk menetralisir konflik berkepanjangan dengan kubu PKB Matori Abdul Jalil. Sudah barang tentu kalau konflik antar dalam (intern) PKB ini dapat cepat terselesaikan akan lebih mudah bagi mereka  mengkonsentrasikan diri menuju Pemilu 2004.

26 April 2013

Paradigma Baru Manajemen Pembangunan

Bersama dengan reformasi dari sistem kearah yang lebih demokratis, perkembangan dari ekonomi pengarahan (plan) ke ekonomi pasar, berkembang pula pemikiran tentang good governance, kepentingan (pengurusan pemerintahan) yang baik (Sofyan Effendi). Tentang istilahini Bondan Gunawan mengajukan padanan kata penyelenggaraan yang baik.Bahkan mengenai yang baik ini Emil Salim menyebut berintegritas.

Gerakan Anti Kekerasan



Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dijuluki sebagai a violent country (Freek Colombijn and J. Thomas Lindblad, 2003: 1). Yakni sebuah negeri kekerasan atau negeri drakula. Kekerasan negara terhadap rakyat Aceh dan Papua, perang etnik di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, perang atau konflik di Maluku, kekerasan Mei 1998 di Jakarta, merupakan contoh paling nyata dari fakta kekerasan di negeri kita tercinta itu. Belum dihitung berbagai bentuk kekerasan pada periode-periode sebelum ini, terutama pada zaman Orde Baru seperti tragedi Tanjung Priok dan sebagainya. Mungkin Amerika Serikat, Inggris, dan Australia kini menjulukinya sebagai negeri teroris, meskipun mereka tak menyadari kalau telah menjadi teroris yang disebut state terrorism. Jadi lengkaplah keburukan negeri yang berpenduduk mayoritas muslim ini, karena sebelumnya dikenal pula  sebagai negeri terkorup di dunia, negeri dengan angka merah dalam hal pemakaian narkoba, dan negeri yang wajahnya sangat kusam di mata dunia karena bom dan krisis.

Kepemimpinan Bagi Umat

KEPEMIMPINAN yang berasal dari akar kata pemimpin dimaksudkan sebagai suatu proses memberikan arahan/bimbingan/perintah kepada orang lain dalam memilih/mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Memaknai Kebudayaan

Apa sih kebudayaan itu?  Dalam termonilogi klasik seperti dikemukakan Edward B. Taylor, “culture is that complex whole which includes knowledge, belief, art, morals, laws, customs, and any other capabilities and habits acquired by man as a member of society”. Kebudayaan ialah keseluruhan yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Dalam pengertian tersebut kebudayaan demikian mencakup banyak aspek, yang melekat dengan keberadaan hidup manusia sebagai makhluk sosial.

Kristalisasi Politik

Kalau pada Pemilu 1999 partai yang ikut sebagai peserta ada 48, maka dalam Pmeilu 2004 partai peserta Pemilu jauh berkurang separonya.  Menjadi24 partai. Nmor urutnya pun telah ditentukan berdasar undian yang diselenggarakan KPU.

Menjadi Pemain Politik



Makin dekat saat Pemilu 2004 maka ‘hawa politik’ makin meningkat tajam hangatnya. Bahkan nanti akan terasa makin panas. Kalau tidak hati-hati menangani, dapat menyala betulan.
            Di tengah-tengah makin menghangatnya ‘hawa politik’ ini ada yang berani masuk dan menghirup ‘hawa politik’ itu dengan penuh semangat, ada yang ragu-ragu, dan ada pula yang menjauh atau malahan lari dari politik. Yang berani masuk ke politik adalah para aktivis, baik aktivis rutin maupun kambuhan. Yang ragu-ragu adalah penagamat atau mereka yang berlagak menjadi pengamat sedang yang menjauh atau lari dari politk biasanya adalah mereka yang pernah terluka akibat pertarungan politik, atau mereka yang sejak semula memang tidak percaya pada politik sebagai solusi.

Mulutmu Harimaumu



Orang bijak mengatakan, “Mulutmu, harimaumu”. Artinya, waspadalah terhadap mulut sendiri. Bila tak hati-hati, salah-salah yang keluar dari mulut justru akan mencelakai si empunya. Bak harimau yang tiba-tiba berbalik menerkam pawangnya.
Kita mengenal istilah lisan. Dari istilah ini kemudian berkembanglah arti yang bermacam-macarn, apalagi jika digandengkan dengan istilah lain. Lisan dapat berarti bahasa, surat, risalah, perkataan. Bisa pula mendatangkan arti mulut, lidah dan kafasihan. Tetapi ia juga bisa bermakna berdusta, memfitnah, mengumpat, atau menyengat. Wajarlah jika lbnu Katsir mendefinisikan lisan sebagai “sesuatu yang digunakan manusia untuk mengungkapkan apa yang tersimpan dalam batinnya.

Politik Bagi Rakyat Politik Bermoral Ilahi



Sebentar lagi pemilu sebagai pesta demokrasi akan berlangsung untuk kesekian  kalinya di negeri ini. Penatapan calon anggota legeslatif (caleg) tingkat pusat dan daerah hingga Dewan Perwaklan Daerah (DPD) sudah dan tengah berlangsung. Di sini mulai tercium dengan keras bagaimana permainan politik-uang dilakukan oleh banyak pigak agar lolos dalam seleksi sebagai caleg atau berbagai praktik tidak sehat dallam pencalonan DPD. Masyarakat publik pun semakin kehilangan kepercayaan terhadap wakil-wakil mereka yang cenderung lebih mementingkan dirinya sendiri melalui berbagai tindakan tidak terpuji. Suara masyarakat yang memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya alias golput pun semakin santer. Dan orang pun semakin ragu bahwa praktik politik dan kekuasaan bisa dicerahi moral sehingga menjadi lebih sehat dan bersih.

Transformasi Budaya Lokal



Budaya lokal Indonesia yang mayoritas telah mengalami ‘Sentuhan’ Islam dapat ditandai dari beberapa hal.
Pertama, busana budaya lokal di kawasan budaya tersebut telah didesain untuk menutup aurat, baik aurat laki-laki maupun perempuan. Coba simak, dimana sentuhan Islam di masa silam cukup dominan, antara lain lewat berfungsinya kerajaan-kerajaan Islam yang membentang dari Aceh sampai Arafuru maka busana tradisional di tempat-tempat tersebut sudah tidak bertentangan dengan syariat Islam, dalam arti sudah menutup aurat.